
Lubuklinggau, 3 Agustus 2026 – SMK PGRI Lubuklinggau melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih pada Senin, 3 Agustus 2026 di halaman sekolah. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan, serta diikuti oleh seluruh warga sekolah sebagai bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, dan cinta tanah air.
Petugas upacara pada kesempatan ini adalah siswa-siswi Kelas XII Manajemen Perkantoran yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Sementara itu, bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bapak Aiptu Kgs. M. Yamin, S.Psi, selaku Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Polres Lubuklinggau.
Upacara turut dihadiri oleh Kepala SMK PGRI Lubuklinggau, Bapak Chandra, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah, Ketua Program Keahlian, para pembina, dewan guru, staf Tata Usaha, serta seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII.

Dalam amanatnya, Bapak Aiptu Kgs. M. Yamin, S.Psi menyampaikan pentingnya membangun kesadaran hukum dan disiplin sejak usia sekolah, khususnya dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Beliau mengingatkan para siswa agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan mematuhi berbagai aturan yang berlaku, seperti selalu menggunakan helm, tidak melawan arus lalu lintas, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta melengkapi persyaratan berkendara sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, perundungan (bullying), dan kekerasan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Menurutnya, pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus mampu menjadi teladan dalam bersikap, menjaga nama baik sekolah, serta membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
Tidak hanya itu, beliau juga menekankan pentingnya memiliki sikap hormat dan santun kepada para guru sebagai orang tua di sekolah yang senantiasa membimbing dan mendidik peserta didik. Secara khusus, beliau mengingatkan agar setiap siswa senantiasa menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua, terutama kepada ibu yang telah mengandung, melahirkan, membesarkan, dan mendidik dengan penuh kasih sayang. Menurutnya, menghormati guru dan berbakti kepada orang tua merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menempuh pendidikan maupun kehidupan di masa depan.

“Jadilah pelajar yang disiplin, taat aturan, saling menghormati, serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari tawuran, perundungan, dan kekerasan,” pesan beliau kepada seluruh peserta upacara.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh rasa hormat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sikap disiplin dan antusias, mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen dalam membangun budaya sekolah yang positif.
Melalui kegiatan ini, SMK PGRI Lubuklinggau berharap seluruh peserta didik semakin memahami pentingnya menaati peraturan lalu lintas, menghormati guru, berbakti kepada orang tua, serta menolak segala bentuk tawuran, perundungan, dan kekerasan. Sinergi antara sekolah dan Polres Lubuklinggau diharapkan terus terjalin dalam membentuk karakter peserta didik yang disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Upacara bendera tidak hanya menjadi kegiatan rutin setiap hari Senin, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian terhadap keselamatan, serta pembentukan akhlak mulia bagi seluruh peserta didik. (SYL)




